Category: Featured

  • Polda Metro  Siagakan 17.628 Personel Kawal 37 Agenda di Jakarta

    Polda Metro  Siagakan 17.628 Personel Kawal 37 Agenda di Jakarta

    Jakarta. Sebanyak 37 agenda masyarakat digelar di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Selasa. Untuk memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman dan tertib, Polda Metro Jaya menyiagakan 17.628 personel gabungan.

    Dari puluhan agenda tersebut, sebanyak 20 merupakan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum. Sementara 17 kegiatan lainnya meliputi berbagai aktivitas masyarakat, seperti wisuda, pameran, hingga dies natalis.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan dengan mengutamakan komunikasi dan pendekatan humanis agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman.

     

    View on Threads

     

    “Pelaksanaan tugas tetap mengedepankan pola komunikatif, pendekatan humanis, dan koordinasi agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan,” kata Budi di Jakarta, Selasa (29/09/2026).

    Sejumlah aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian utama polisi antara lain kawasan Gedung DPR/MPR RI, Bundaran HI-Dukuh Atas, serta Silang Selatan Monas.

    Dari total personel yang disiagakan, sebanyak 4.998 personel ditempatkan khusus untuk mengamankan kawasan DPR/MPR RI. Personel tersebut terdiri atas unsur Polri, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR/MPR RI.

    Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono juga mengingatkan seluruh personel agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing selama menjalankan tugas di lapangan.

    “Yang paling utama, kita semua harus benar-benar sabar dan tidak terprovokasi,” kata Dekananto.

    Selain pengamanan kegiatan, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Pengaturan arus kendaraan akan disesuaikan dengan pergerakan massa dan kondisi lalu lintas di masing-masing lokasi.

    Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga mobilitas warga serta memastikan kegiatan perekonomian, pendidikan, ibadah, dan berbagai kepentingan publik lainnya tetap berjalan.

    Polda Metro Jaya juga mengimbau peserta aksi menyampaikan aspirasi secara damai, mengikuti arahan petugas, menghormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas, serta tidak merusak fasilitas umum.

    “Personel di lapangan telah diarahkan untuk bertindak profesional dan humanis. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan baik,” kata Budi.

    Dengan pengamanan yang disiapkan, kepolisian berharap seluruh agenda masyarakat di Jakarta dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya.

  • Sinergi Bea Cukai dan Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 760 Kg Merkuri ke Filipina

    Sinergi Bea Cukai dan Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 760 Kg Merkuri ke Filipina

    Pembongkaran upaya penyelundupan merkuri dalam skala besar di Pelabuhan Tanjung Priok oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok bekerja sama dengan Polda Metro Jaya. (Bea Cukai/Istimewa)

    Jakarta, Beritasatu.com – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok bekerja sama dengan Polda Metro Jaya berhasil membongkar upaya penyelundupan merkuri dalam skala besar di Pelabuhan Tanjung Priok. Pengungkapan kasus ini dipaparkan secara resmi dalam konferensi pers di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (13/5/2026). Langkah tegas ini merupakan perwujudan sinergi antar-aparat penegak hukum dalam menjalankan misi Asta Cita, khususnya untuk memperkuat penegakan hukum serta melindungi masyarakat dan lingkungan dari peredaran bahan berbahaya dan beracun.

    Kronologi pengungkapan bermula pada 21 April 2026, saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap satu peti kemas berukuran 40 kaki yang direncanakan untuk diekspor ke Manila, Filipina. Kecurigaan muncul setelah petugas menemukan ketidaksesuaian antara dokumen pemberitahuan ekspor dengan isi muatan sebenarnya. Dari hasil pemeriksaan fisik, petugas menemukan sebanyak 760 botol cairan merkuri berlabel “Mercury Gold” yang disembunyikan di dalam selongsong karton dan disisipkan pada 145 gulungan karpet. Total barang bukti merkuri yang diamankan diperkirakan memiliki berat 760 Kg.

    Berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan, diketahui bahwa merkuri tersebut berasal dari aktivitas pengangkutan dan penjualan ilegal tanpa Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), yang mengindikasikan keterkaitannya dengan pertambangan ilegal. Atas temuan ini, aparat penegak hukum telah menetapkan dua orang sebagai tersangka.

    Para pelaku diduga melanggar Undang-Undang tentang Perdagangan serta Undang-Undang tentang Pertambangan Mineral dan Batubara yang telah diperbarui melalui UU No. 2 Tahun 2025. Total potensi kerugian negara dari upaya penyelundupan ini diperkirakan menyentuh angka Rp 30 miliar.

    Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Adhang Noegroho Adhi.

    Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Adhang Noegroho Adhi menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan bukti nyata komitmen Bea Cukai dalam menjalankan fungsi pengawasan dan perlindungan masyarakat.

    “Bea Cukai mendukung penuh pelaksanaan tugas pengawasan terhadap peredaran barang berbahaya. Masyarakat perlu memahami bahwa barang seperti merkuri memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan dan lingkungan hidup, sehingga pengangkutan maupun ekspornya menjadi perhatian serius dalam pengawasan kami. Melalui sinergi dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait, Bea Cukai akan terus memperkuat pengawasan guna mencegah penyelundupan dan peredaran barang berbahaya,” ujar Adhang.

    Sebagai community protector, Bea Cukai terus memperkuat pengawasan terhadap kegiatan ekspor dan impor guna melindungi masyarakat dari ancaman barang ilegal dan berbahaya. Upaya penegakan hukum ini dilakukan demi kepentingan masyarakat, sekaligus menjaga keamanan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan hidup. Bea Cukai Tanjung Priok berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan kepabeanan dan cukai melalui kerja sama lintas instansi, khususnya dalam pengawasan penyelundupan dan peredaran bahan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup.

  • RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR

    #BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba 

    Akselerasi program unggulan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) terus diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui berbagai aktivitas yang melibatkan anak-anak sebagai bagian aktif dalam pelaksanaan program.

    Penguatan tersebut diwujudkan melalui pelantikan 3.717 “Sobat Ananda Bersinar” yang terdiri atas 2.899 siswa dan 818 guru dari 833 sekolah SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta. Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Menara 165, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5), dengan disaksikan oleh jajaran Forkopimda DKI Jakarta, para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BNN, serta tokoh masyarakat.

    Kegiatan yang digagas oleh BNN Provinsi DKI Jakarta ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai peer educator dan agen perubahan dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

    Kepala BNN RI dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan manifestasi nyata kepedulian bersama dalam menjaga masa depan generasi emas Indonesia.

    Baca juga:  Pemetaan Potensi Pada Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Bali

    “Kita berupaya dan berharap anak-anak Kita tumbuh sehat, berkembang, cerdas, dan kuat sebagaimana diamanatkan oleh Presiden RI. Jangan sampai anak-anak Kita salah jalan dan menjadi kontraproduktif terhadap program-program Presiden yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak Indonesia,” ujar Kepala BNN RI.

    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pelantikan “Sobat Ananda Bersinar” di DKI Jakarta ini dapat menjadi pelopor di wilayah lain, sehingga tumbuh menjadi kekuatan besar dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 menuju Indonesia Bersinar.

    Menutup sambutannya, Kepala BNN RI menitipkan pesan kepada para “Sobat Ananda Bersinar” agar mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh serta menjadi cahaya penerang di lingkungan masing-masing, sekaligus tidak memberi ruang bagi narkotika untuk merusak mimpi dan masa depan mereka.

    Ia juga menegaskan bahwa upaya yang dilakukan BNN saat ini bukan untuk memerangi individu, melainkan kejahatan narkotika, dengan tetap mengedepankan pemulihan bagi korban dan pembinaan bagi generasi penerus bangsa.

  • Kawal Mayday 2026, Polda Sumsel Hadirkan Dapur Lapangan dan Layanan Kesehatan Gratis bagi Buruh

    Kawal Mayday 2026, Polda Sumsel Hadirkan Dapur Lapangan dan Layanan Kesehatan Gratis bagi Buruh

    Polda Sumatera Selatan memperkuat stabilitas keamanan nasional melalui pendekatan humanis dalam pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) 2026 di Kota Palembang, Jumat (1/5/2026).

    Di bawah arahan Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., jajaran kepolisian tidak hanya melakukan pengawalan massa, tetapi juga menghadirkan layanan langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi program Presisi Polri.

    Kegiatan yang berpusat di Simpang Lima Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan ini menghadirkan fasilitas Dapur Lapangan dari Satuan Brimob serta layanan kesehatan gratis bagi peserta aksi. 

    Panduan& Petunjuk Perjalanan

    Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, sekaligus pelayan masyarakat.

    Sebanyak kurang lebih 416 massa buruh dari berbagai wilayah seperti Palembang, Muara Enim, Ogan Ilir, Prabumulih, Banyuasin, hingga PALI mengikuti kegiatan “Rembuk Buruh” dengan tertib. 

    Seluruh pergerakan massa dari Benteng Kuto Besak menuju Gedung DPRD dikawal secara profesional oleh personel Polda Sumatera Selatan.

    Pendekatan pelayanan ini bertujuan memastikan aspirasi buruh tersampaikan secara aman tanpa mengganggu ketertiban umum, sekaligus mendukung kebijakan nasional dalam menjaga stabilitas keamanan dan iklim investasi di daerah.

    Dalam pelaksanaannya, Sat Brimob Polda Sumatera Selatan menyiagakan Dapur Lapangan untuk menyediakan konsumsi bagi peserta aksi dan petugas. 

    Sementara itu, Bid Dokkes memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis guna memastikan kondisi fisik massa tetap prima selama kegiatan berlangsung. 

    Kehadiran fasilitas ini memberikan dampak positif terhadap situasi kamtibmas, di mana kondisi di lapangan tetap terkendali, tertib, dan kondusif. Pendekatan humanis ini juga memperkuat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya kelompok buruh.

    Dansat Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol Susnadi, S.I.K mengatakan pelayanan dapur lapangan merupakan instruksi langsung pimpinan untuk memastikan Polri hadir secara nyata di tengah masyarakat.

    “Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk melayani saudara-saudara kita para buruh. Dapur Lapangan dan layanan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri agar kegiatan berjalan lancar dan humanis,” ujarnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menuturkan pengamanan Mayday 2026 merupakan representasi komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah.

    “Kami memastikan setiap kegiatan penyampaian pendapat berjalan sejuk dan tertib. Polda Sumsel memfasilitasi kebutuhan dasar peserta aksi agar stabilitas kamtibmas tetap terjaga,” tegasnya.

    Hingga berakhirnya kegiatan, seluruh rangkaian peringatan Mayday 2026 di Kota Palembang berjalan aman dan lancar. Massa aksi membubarkan diri secara tertib setelah aspirasi diterima, dengan pengawalan hingga kembali ke daerah masing-masing

  • Kapolda Sumsel Implementasikan Program Presisi Lewat Pendekatan Religi saat Kunjungi Ponpes Wali Songo 

    Kunjungi Ponpes Wali Songo, Kapolda Sumsel Implementasikan Program Presisi Lewat Pendekatan Religi

    MUSI RAWAS — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui kegiatan silaturahmi kebangsaan bersama tokoh agama dan masyarakat di Pondok Pesantren Wali Songo, Tugu Mulyo, Kabupaten Musi Rawas, Rabu, 29 April 2026.

    Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung kunjungan tersebut sebagai bagian dari strategi pendekatan humanis Polri dalam merawat kebhinekaan serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.

    Kegiatan ini dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, tokoh agama, pengurus pondok pesantren, serta ratusan santri dan anggota Muslimat NU. Kehadiran Polri di lingkungan pesantren menjadi bentuk nyata sinergi dalam membangun ketahanan sosial berbasis nilai-nilai keagamaan.

    Dalam agenda tersebut, dilaksanakan istighosah bersama, tausiah kebangsaan, serta doa untuk keselamatan bangsa. Selain itu, Kapolda Sumsel juga membuka ruang dialog dengan para kiai dan ulama guna menyerap aspirasi masyarakat sebagai bagian dari pelayanan kepolisian yang inklusif.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa peran tokoh agama sangat strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    “Sinergi antara Polri dan ulama adalah fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para santri, untuk terus merawat kebhinekaan dan menjaga kerukunan sebagai kekuatan utama bangsa,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

    Ketua PWNU Sumatera Selatan, KH. Hendra Zainuddin Al Qadar, dalam tausiahnya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolda Sumsel yang dinilai mampu membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.

    “Pendekatan yang dilakukan Kapolda Sumsel menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat umat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif dan preemtif Polri dalam menjaga stabilitas keamanan.

    “Polda Sumsel akan terus mengedepankan kemitraan dengan tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa. Kebhinekaan adalah kekuatan yang harus kita rawat bersama,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

    Kegiatan silaturahmi kebangsaan ini menjadi wujud nyata implementasi Polri Presisi yang humanis, sekaligus memperkuat komunikasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.

    Melalui sinergi yang terbangun dengan komunitas pesantren, Polda Sumatera Selatan memastikan stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan tetap terjaga guna mendukung seluruh agenda pembangunan nasional. 

  • Bersama BNN, Wujudkan Hidup Sehat dan Masa Depan Cerah

    Bersama BNN, Wujudkan Hidup Sehat dan Masa Depan Cerah

    Menjaga kesehatan merupakan investasi penting bagi masa depan setiap individu. Namun, masih ada berbagai faktor yang dapat mengganggu kondisi fisik maupun mental seseorang, salah satunya adalah paparan zat berbahaya yang dapat berdampak jangka panjang.

    Dampak tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi fisik, termasuk penampilan. Perubahan pada kulit, menurunnya vitalitas, serta berkurangnya kualitas hidup menjadi beberapa hal yang perlu diwaspadai.

    Sering kali, dampak tersebut tidak langsung terlihat, melainkan terjadi secara bertahap. Inilah yang membuat pentingnya kesadaran sejak dini untuk menjaga diri dari berbagai hal yang berpotensi merugikan kesehatan. Gaya hidup sehat menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas hidup tetap baik.
    Melalui edukasi yang terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional, masyarakat diajak untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan serta membuat pilihan hidup yang lebih bijak. Lingkungan yang positif dan dukungan dari orang terdekat juga menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan yang sehat.

    Pada akhirnya, menjaga kesehatan bukan hanya tentang kondisi saat ini, tetapi juga tentang masa depan. Dengan memilih gaya hidup yang baik, setiap individu dapat tetap tampil percaya diri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih optimal.

  • Dukung Ketahanan Energi, Polda Sumsel Kawal Tata Kelola Sumur Minyak Warga

    Dukung Swasembada Energi, Kapolda Sumsel Perkuat Tata Kelola Sumur Masyarakat

    Dokumentasi Polda Sumsel

    Palembang. Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat dukungan terhadap agenda ketahanan energi nasional melalui pengawalan transformasi tata kelola sumur minyak masyarakat. Langkah ini menjadi bagian strategis dalam mendorong terciptanya ekosistem usaha migas yang legal, aman, dan berkelanjutan di wilayah Sumsel.

    Komitmen tersebut disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. dalam Rapat Koordinasi Dukungan Forkopimda terkait penerapan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 14 Tahun 2025. Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan langkah seluruh pemangku kepentingan daerah dalam mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional, sekaligus memperbaiki tata kelola aktivitas migas masyarakat yang selama ini masih berlangsung di luar sistem legal.

    Kapolda Sumsel menegaskan, Polri siap mengawal perubahan paradigma dari aktivitas ilegal menuju sistem legal berbasis regulasi. Menurutnya, legalisasi sumur minyak masyarakat tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, namun juga menjamin keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta stabilitas keamanan wilayah.

    “Polri siap mendukung penuh transformasi ini. Namun, seluruh aktivitas harus memenuhi standar keamanan, kualitas produksi, dan pengelolaan lingkungan. Ini penting agar masyarakat terlindungi dan kegiatan ekonomi berjalan berkelanjutan,” jelas Kapolda Sumsel dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/26).

    Polda Sumsel akan terlibat aktif dalam tim gabungan lintas sektor sesuai amanat regulasi. Dalam hal ini, anggota Polri berperan melakukan pembinaan masyarakat, pengawasan keamanan operasional, hingga penegakan hukum secara tegas dan terukur terhadap aktivitas yang tidak sesuai ketentuan.

    Lebih lanjut ia memaparkan, transformasi tata kelola ini diyakini mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah penghasil migas. Melalui skema legal yang melibatkan BUMD, koperasi, maupun UMKM, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi secara langsung tanpa dibayangi risiko hukum maupun keselamatan kerja.

    Selain itu, Kapolda Sumsel juga mendorong percepatan pembentukan pilot project sebagai model percontohan tata kelola migas rakyat yang ideal. Model ini diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam mengimplementasikan kebijakan secara terstruktur dan berkelanjutan.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa dukungan terhadap kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi program Presisi Polri dalam mendukung pembangunan nasional. Dengan sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadikan Sumatera Selatan sebagai daerah percontohan dalam tata kelola migas rakyat yang modern, legal, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta kepentingan nasional.

    “Kami berkomitmen memastikan proses transformasi ini berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Polda Sumsel akan terus mengawal agar seluruh potensi sumber daya alam dapat dikelola secara legal dan berkelanjutan,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Melalui pendekatan pengawasan berbasis teknologi dan strategi humanis, Polda Sumsel bersama Satgas Terpadu akan terus memantau aktivitas di lapangan. Penertiban difokuskan pada kegiatan di luar skema legal guna menjamin keamanan investasi serta keberlanjutan sektor energi di Sumatera Selatan.

  • Sinergi Polairud Polda Sulut dalam Penguatan Keamanan Batas Laut

    Sinergi Polairud Polda Sulut dalam Penguatan Keamanan Batas Laut

    Dirpolairud Polda Sulut secara resmi menghadiri rapat identifikasi pertahanan dan keamanan batas laut di wilayah Sulawesi Utara. Pertemuan strategis ini dilangsungkan pada Rabu, 22 April 2026, dengan pendampingan langsung dari Kasubdit Patroli. Seluruh rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WITA guna membahas langkah-langkah krusial dalam pengamanan perairan negara.

    Fokus utama diskusi ini adalah mendukung Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 terkait pemenuhan sarana pertahanan di wilayah perbatasan. Para peserta menelaah kondisi sarana patroli serta kebutuhan mendesak untuk pengamanan di berbagai pulau kecil terluar. Selain itu, kebijakan penganggaran daerah juga dibahas secara mendalam demi optimalisasi pengelolaan perbatasan negara yang lebih berkelanjutan.

    Kehadiran Ditpolairud Polda Sulut menjadi bukti nyata dedikasi instansi dalam memperkuat sistem keamanan di garda terdepan laut. Langkah kolaboratif ini diambil untuk memastikan setiap jengkal wilayah perairan tetap terjaga dari berbagai potensi ancaman kedaulatan. Melalui komitmen yang kuat, integritas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia diharapkan akan semakin kokoh dan terlindungi sepenuhnya.

  • Kapolda Sumsel resmi membuka Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. resmi membuka Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan (Latram) TA 2026 bagi 216 personel Polri dan PNS yang akan memasuki masa purnatugas di Hotel The Zuri Palembang, Senin (20/4).

    Kegiatan ini dirancang untuk membekali personel dengan kesiapan mental, finansial, hingga keterampilan praktis agar tetap mandiri dan bermakna di fase kehidupan baru. Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel berpesan agar personel menjaga etos kerja hingga akhir masa pengabdian:

    “Kerja keras adalah wujud rasa syukur, namun harus diimbangi dengan kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Pensiun bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal dari fase kehidupan baru yang harus dipersiapkan dengan baik,” ujar ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho.

    Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

    Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

    “KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM”

  • SPPG Pejaten Sajikan MBG Prasmanan Perdana, Kepala Sekolah: Terima Kasih, Ini Sangat Membantu Siswa

    SPPG Pejaten Sajikan MBG Prasmanan Perdana, Kepala Sekolah: Terima Kasih, Ini Sangat Membantu Siswa

    Jakarta – SPPG Polri Pejaten menggelar pelaksanaan perdana Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di SMA Kemala Bhayangkari 1, Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (22/04/2026) Pagi. Model penyajian ini menjadi uji coba baru dalam pemberian makanan bergizi kepada para siswa.

    Kegiatan ini disambut antusias para pelajar. Suasana makan bersama dengan sistem prasmanan membuat penyajian MBG terasa berbeda dari biasanya dan menghadirkan nuansa kebersamaan di lingkungan sekolah.

    Kepala Sekolah SMA Kemala Bhayangkari 1, Muryanto, mengatakan pelaksanaan MBG model prasmanan memberi manfaat langsung bagi siswa. Menurutnya, program itu sangat membantu, terutama bagi anak-anak yang belum sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

    “MBG dengan model prasmanan ini benar-benar sangat bermanfaat. Anak-anak merasakan kebersamaan saat makan bersama teman-temannya. Program ini juga sangat membantu, khususnya bagi murid yang pagi hari belum sempat sarapan,” kata Muryanto.

    Sementara itu, Ka SPPG Polri Pejaten Muhamad Iqbal Salim menjelaskan sistem prasmanan ini merupakan bentuk simulasi menindaklanjuti arahan pimpinan. Skema tersebut juga dipersiapkan untuk pelaksanaan MBG secara prasmanan pada momentum Hari Bhayangkara, khususnya di SPPG yang berada di bawah naungan Polri.

    “Keunggulannya, sistem ini bisa melatih ketertiban dan kedisiplinan siswa. Dari sisi menu dan hitungan gizi tetap terukur karena kami menggunakan sendok takar sesuai arahan ahli gizi,” ujar Iqbal.

    Iqbal menambahkan, pola prasmanan juga diharapkan dapat menekan angka sisa makanan atau food waste. Sebab, siswa bisa menyesuaikan porsi sesuai kebutuhan. Hasil uji coba ini nantinya akan dievaluasi untuk melihat apakah sistem prasmanan lebih efektif dibanding pola penyajian biasa.