Polda Metro Jaya Himbau Tak Gelar Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru ini Alasannya
Polda Metro Jaya menegaskan larangan bagi pusat perbelanjaan dan perhotelan untuk menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun.
Larangan tersebut ditegaskan sebagai bentuk kepatuhan terhadap Surat Edaran Gubernur Jakarta terkait pembatasan penggunaan kembang api saat malam tahun baru.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa pengelola mal dan hotel telah menyatakan pembatalan kegiatan pesta kembang api yang sebelumnya direncanakan.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah tempat sempat meluncurkan agenda perayaan, namun memastikan tidak akan menggunakan kembang api, Kamis (25/12/2025).
Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana besar di wilayah Sumatra.
Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk merayakan malam pergantian tahun tanpa kembang api maupun petasan.
Sikap serupa sebelumnya disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri memastikan tidak akan memberikan izin pesta kembang api dalam perayaan malam tahun baru 2026.
Ia mengajak masyarakat mengisi momen pergantian tahun dengan doa bersama sebagai wujud simpati kepada para korban bencana, Selasa (23/12/2025)
Kapolda Metro: Rangkaian Misa Natal di Jakarta Berjalan Aman dan Khidmat
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri meninjau sejumlah pos pengamanan (pospam) sekaligus memantaun pelaksanaan ibadah Misa Natal 2025 di sejumlah wilayah Jakarta, Kamis, 25 Desember 2025. Dipastikan rangkaian Misa Natal berjalan aman dan kondusif.
“Pengecekan ini untuk memastikan seluruh personel siap. Pengamanan berjalan maksimal, dan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman dan khidmat,” kata Asep, Kamis, 25 Desember 2025.
Asep katakan, pengamanan Natal dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan pendekatan preventif dan humanis. Upaya tersebut meliputi penjagaan tempat ibadah, patroli di sekitar pusat keramaian.
“Pengaturan arus lalu lintas untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan seluruh personel agar tetap waspada terhadap potensi gangguan Kamtibmas serta terus meningkatkan koordinasi lintas sektor. Hal ini dilakukan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Natal dan libur Tahun Baru 2026.
“Komitmen kita menjaga situasi tetap aman dan kondusif sepanjang Operasi Lilin 2025, sehingga rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di Jakarta dapat berlangsung tertib, aman, dan penuh kedamaian,” ujarnya.
Tinjau 2 Gereja, Kapolri Pastikan Pengamanan dan Pelayanan Misa Malam Natal
Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung ke Gereja Katedral dan GPIB Immanuel Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan untuk memastikan terciptanya pengamanan dan pelayanan optimal bagi masyarakat yang menjalani ibadah Natal.
Peninjauan tersebut dilaksanakan bersama dengan Menko Polkam, Menko PMK, Mendagri, Panglima TNI, Kemenag dan stakeholder terkait lainnya.
Menurut Sigit, peninjauan ini merupakan tindaklanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat bisa mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Sesuai arahan Pesiden kita diminta berikan pelayanan terkait operasi Nataru di dalamnya kita mengamankan masyarakat mudik , masyarakat yang melaksanakan Misa ibadah Natal dan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan pergantian tahun,” kata Sigit usai meninjau Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025).
Sigit memaparkan, untuk mengamankan Nataru tahun ini, sebanyak 147 personel gabungan dikerahkan. Selain itu, Sigit menyebut juga menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) di antaranya yakni Banser NU dan Kokam Muhammadiyah.
“Kami Polri saat ini menurunkan kurang lebih 147 personel gabungan dan kemarin juga kami melaksanakan apel bersama-sama dengan rekan-rekan lain seperti Banser. Kami juga mengajak Kokam untuk ikut bersama-sama melaksanakan kegiatan pengamanan khususnya di Gereja yang melaksanakan perayaan misa Natal,” ujar Sigit.
Dengan dilibatkannya ormas tersebut, Sigit menyebut bahwa, hal itu wujud dari Bhinneka Tunggal Ika. Dimana semua elemen bersatu tanpa melihat agama untuk sama-sama menjaga seluruh Bangsa Indonesia.
“Ini juga bagian dari wujud Bhinneka Tunggal Ika. Bagaimana seluruh masyarakat, elemen bangsa sama-sama tanpa membedakan agama, namun semuanya bersatu untuk ikut membantu memberikan jaminan rasa aman,” ucap Sigit.
“Karena itu tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan TNI, stakeholder terkait dan teman-teman dari ormas, Banser, Kokam dan lain yang ikut membantu, bagian wujud dari Indonesia adalah negara besar, negara yang terus menjaga kesatuan dan persatuan,” tambah Sigit menekankan.
Di sisi lain, Sigit berharap seluruh rangkaian Ibadah malam Misa Natal ini juga bisa mendoakan masyarakat yang sedang mengalami duka cita akibat bencana alam di Sumatra. Ia juga meminta agar seluruh pihak bisa menjaga keamanan dan kelancaran hingga pergantian tahun nanti.
“Dan kita berdoa semua agar seluruh rangkaian ibadah Misa Natal baik hari ini ataupun nanti pergantian tahun semua bisa berjalan. Tentunya kita titip doakan saudara kita yang sedang terkena musibah untuk kembali bisa bangkit dan kita berdoa sama-sama untuk saudara kita di Sumatra dan saudara kita di seluruh negeri agar semua terjaga dari situasi prediksi yang kemungkiann bisa terjadi akibat ramalan cuaca,” tutup Sigit.
Kepolisian Daerah Metro Jaya beserta staf dan seluruh jajaran menyampaikan ucapan Selamat Hari Bela Negara yang diperingati setiap 19 Desember. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat bela negara sebagai fondasi menjaga kedaulatan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Mengusung tema “Teguhkan Bela Negara, Untuk Indonesia Maju“, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komitmen cinta tanah air melalui peran dan kontribusi nyata di bidang masing-masing. Menurutnya, bela negara bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh warga negara.
Kapolda menegaskan, Polri khususnya Polda Metro Jaya akan terus berkomitmen menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara profesional, humanis, dan berintegritas sebagai wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera.
Melalui peringatan Hari Bela Negara ini, Polda Metro Jaya berharap semangat persatuan dan gotong royong semakin menguat, sehingga Jakarta tetap aman dan kondusif, serta Indonesia terus melangkah maju menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Begini Semangat Kapolda Metro Gandeng 1.000 Nelayan ‘Jaga Laut Jakarta’ Hingga Pecahkan Rekor MURI
Jakarta – Polda Metro Jaya menggandeng para nelayan dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah perairan Jakarta. Melalui program ‘Jaga Laut Jakarta’, 1.000 nelayan berkomitmen untuk mewujudkan keamanan di lautan.
Program ini diluncurkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri yang ditandai dengan Apel Besar Nelayan Kamtibmas. Kegiatan ini berlangsung di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, yang dihadiri Wakapolda Metro Brigjen Dekananto Eko Purwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra, serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu.
Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan peran penting nelayan sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas kemanan, terutama di wilayah perairan.
Kapolda metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin Apel Besar 1.000 Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Istimewa
“Nelayan adalah garda terdepan di laut. Kami mengajak seluruh nelayan kamtibmas untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di wilayah perairan Kepulauan Seribu,” ujar Irjen Asep, dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025).
Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bantuan kepada nelayan berupa 1.000 paket sembako dan 1.000 life jacket sebagai sarana kontak dan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan nelayan saat melaut.
“Keselamatan adalah hal utama. Life jacket ini kami harapkan dapat digunakan dengan baik, karena keselamatan nelayan adalah keselamatan keluarga dan masa depan mereka,” ujarnya.
Polda Metro Jaya menggelar Apel Besar Nelayan Kamtibmas di Kepulauan Seribu, Kamis (18/12/2025). Foto: dok. Polda Metro
Apel Besar Nelayan Kamtibmas Kepulauan Seribu ini turut mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan Nomor 12569/R.MURI/XII/2025 untuk kategori Apel Nelayan Kamtibmas dengan jumlah peserta dan perahu terbanyak. Piagam MURI diserahkan kepada Polres Kepulauan Seribu dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.
Setelah pelaksanaan apel, Kapolda melakukan pemasangan stiker barcode program ‘Jaga Laut Jakarta’ pada kapal nelayan di Dermaga Plaza Kabupaten. Program tersebut menjadi sarana pelaporan cepat dan komunikasi antara nelayan dan kepolisian guna menjaga keamanan laut di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Kabid Humas PMJ: Pers Profesional Mitra Strategis Polri Tangkal Hoaks
Jakarta — Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang diselenggarakan Polda Metro Jaya bersama Forum Wartawan Polri (FWP) dengan menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan PWI Jaya resmi ditutup pada Selasa (16/12/2025) di Gedung Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
UKW yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Desember 2025, diikuti oleh 86 wartawan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan etika jurnalistik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan UKW menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara Polri dan insan pers di tengah tantangan arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.
“Pers yang profesional, kompeten, dan berintegritas merupakan mitra strategis Polri dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta berperan aktif menangkal hoaks dan disinformasi,” ujar Budi Hermanto. Ia menegaskan Polda Metro Jaya terbuka terhadap kritik yang objektif dan konstruktif sebagai bagian dari kontrol sosial dalam sistem demokrasi.
Kabidhumas juga mengapresiasi peran PWI Pusat, Dewan Pers, PWI Jaya, Forum Wartawan Polri, dewan penguji, serta seluruh panitia yang telah menyukseskan UKW 2025. Ia berharap kompetensi yang diperoleh peserta tidak berhenti pada sertifikat, tetapi diterapkan dalam karya jurnalistik yang mencerahkan dan membangun kepercayaan publik.
Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengapresiasi dukungan Polda Metro Jaya dalam penyelenggaraan UKW 2025. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan etika wartawan di tengah dinamika pemberitaan yang semakin kompleks.
“Uji kompetensi ini menjadi bagian penting bagi wartawan untuk menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat marwah dan martabat pers Indonesia,” kata Munir. Ia berharap kolaborasi antara insan pers dan Polri dapat terus terjalin demi menciptakan ruang informasi yang sehat serta mendukung Jakarta yang aman, tertib, dan kondusif.
Tahun 2025 Polri Sabet Arkaya Wiwarta Prajanugraha dalam Monev KIP
Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam ajang Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat RI. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen kuat Polri dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan informasi publik yang prima kepada masyarakat.
Dalam penilaian Monev KIP 2025, Polri memperoleh predikat Informatif dengan nilai 98,90, yang merupakan nilai hampir sempurna dan tertinggi pada kategori Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK). Capaian tersebut menempatkan Polri sebagai peringkat pertama, mengungguli berbagai lembaga negara lainnya.
Atas capaian tersebut, Polri berhak menerima Penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha, yaitu penghargaan tertinggi yang diberikan Komisi Informasi kepada badan publik terbaik secara nasional. Penghargaan ini diberikan setelah Polri dinilai unggul dalam berbagai aspek, mulai dari pengumuman dan penyediaan informasi publik, ketersediaan dokumen, sarana dan prasarana, pengadaan barang dan jasa, hingga pengembangan kelembagaan dan website.
Selain itu, Polri juga dinilai terbaik dalam aspek komitmen pimpinan, visi dan misi, kesesuaian dokumen, inovasi, serta kelembagaan, sehingga Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turut memperoleh predikat pimpinan badan publik terbaik bersama enam kementerian dan lembaga lainnya.
Ketua Komisi Informasi Pusat RI Dr. Donny Yoesgiantoro menyampaikan bahwa capaian Polri mencerminkan implementasi keterbukaan informasi publik yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Nilai 98,90 dengan predikat Informatif menunjukkan bahwa Polri telah melaksanakan keterbukaan informasi publik secara sangat baik. Tidak hanya patuh pada regulasi, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan informasi yang berkualitas, mudah diakses, serta didukung komitmen kuat dari pimpinan,” ujar Dr. Donny Yoesgiantoro.
Ia menambahkan, penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha merupakan bentuk apresiasi tertinggi Komisi Informasi kepada badan publik yang berhasil menjadikan keterbukaan informasi sebagai bagian dari tata kelola organisasi.
“Kami berharap capaian Polri ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi badan publik lainnya untuk terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Penghargaan Arkana Wiwarta Prajanugraha dalam Anugerah KIP 2025 ini menjadi tonggak penting bagi Polri, sekaligus menegaskan posisinya sebagai Badan Publik Terbaik Nasional dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Indonesia.
Begini Kapolda Metro Jaya Buka UKW Bersama PWI dan FWP
Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan dukungan Polda Metro Jaya di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ), Senin (15/12/2025).
Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas wartawan di tengah derasnya arus informasi. Menurutnya, informasi saat ini dapat menyebar sangat cepat, baik yang benar maupun yang tidak benar.
Ia menyebut pers yang kredibel menjadi benteng penting dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang berpotensi menimbulkan keresahan hingga mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.
Irjen Asep Edi menegaskan, menjaga kondusivitas Jakarta dari informasi palsu bukan hanya tugas Polri, tetapi juga tanggung jawab bersama. Ia menyebut insan pers sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.
Pelaksanaan UKW 2025 dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi yang profesional dan beretika. Kapolda berharap UKW ini melahirkan wartawan yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjadi penyaring informasi yang benar di tengah derasnya arus media sosial.
Kapolda Metro Jaya Buka UKW Bersama PWI dan FWP, Perkuat Sinergi Tangkal Informasi Palsu
Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan dukungan Polda Metro Jaya di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ), Senin (15/12/2025).
Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas wartawan di tengah derasnya arus informasi. Menurutnya, informasi saat ini dapat menyebar sangat cepat, baik yang benar maupun yang tidak benar.
Ia menyebut pers yang kredibel menjadi benteng penting dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang berpotensi menimbulkan keresahan hingga mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.
Irjen Asep Edi menegaskan, menjaga kondusivitas Jakarta dari informasi palsu bukan hanya tugas Polri, tetapi juga tanggung jawab bersama. Ia menyebut insan pers sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.
Pelaksanaan UKW 2025 dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi yang profesional dan beretika. Kapolda berharap UKW ini melahirkan wartawan yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjadi penyaring informasi yang benar di tengah derasnya arus media sosial.
Buka UKW 2025 Kapolda Metro Jaya Ingatkan Wartawan Tangkal Hoaks
Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan dukungan Polda Metro Jaya di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ), Senin (15/12/2025).
Dalam sambutannya, Irjen Asep Edi menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas wartawan di tengah derasnya arus informasi. Menurutnya, informasi saat ini dapat menyebar sangat cepat, baik yang benar maupun yang tidak benar.
Ia menyebut pers yang kredibel menjadi benteng penting dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang berpotensi menimbulkan keresahan hingga mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.
Irjen Asep Edi menegaskan, menjaga kondusivitas Jakarta dari informasi palsu bukan hanya tugas Polri, tetapi juga tanggung jawab bersama. Ia menyebut insan pers sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.
Pelaksanaan UKW 2025 dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi yang profesional dan beretika. Kapolda berharap UKW ini melahirkan wartawan yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjadi penyaring informasi yang benar di tengah derasnya arus media sosial.